Saya tak habis pikir dengan orang yang menyalahgunakan narkoba. Mereka menggunakan narkoba untuk disalahgunakan, padahal itu membahayakan diri mereka sendiri. Kita tidak tahu latarbelakang penyalahguna narkoba ini sehingga sampai kecanduan. Kalau sudah begini ujung-ujungnya akan berakhir di Bui. Kata temen saya yang ayahnya sipir rumah tahanan di Temanggung paling banyak orang yang ditahan disana adalah penyalahguna narkoba. Kalangan pelajar dan mahasiswa kadang tak luput dari peredaran narkoba.

Saat saya masih SMP dulu saya pernah melihat teman-teman saya yang mencoba-coba. Kebetulan saya waktu smp masih jalan kaki dan kadang lewat rumah warga, ada salah satu warga yang menanam cimeng (ganja) dan ada anak-anak yang metik kalau lewat. Tidak tahu itu beneran cimeng atau tidak tapi ada temen saya yang mengeringkan itu dan dibuat rokok. Tak heran jika dibilang rokok sebagai pintu masuk narkoba. Saya sendiri termasuk tidak merokok karena lingkungan keluarga juga tidak merokok. Ada juga temen saya yang bawa ke sekolah pil kuning didalam tabung obat kecil, katanya itu adalah obat anjing. Teman saya ada yang mencobanya. Mungkin alasan mereka supaya terlihat gaul padahal itu dapat merusak tubuh mereka. Perlu adanya edukasi bagi pelajar tentang bahaya narkoba sejak dini.

AKBP Alfiyah Kepala BNN Sleman dalam Forum Komunikasi BNN

Bahkan di tingkat kampus pun yang identik dengan orang terdidik masih banyak ditemukan penyalahgunaan narkoba. Fakta mencengangkan diungkapkan oleh AKBP Alfiyah kepala BNN Kab. Sleman beliau berujar bahwa “Semua Perguruan Tinggi di DIY pernah ada Kasus Penyalahgunaann narkoba” . DIY sendiri menjadi peringkat 1 dalam kategori penyalahgunaan narkoba pernah pakai di kalangan pelajar dan mahasiswa. Dulu di kampus saya saat pertama kali masuk universitas semester awal diadakan pelatihan pengembangan karakter mahasiswa salah satunya adalah anti narkoba. Saat itu saya masih ingat turut menyertakan kopasus untuk melatih kedisiplinan dengan baris-berbaris. Selain itu juga diadakan tes urin bagi peserta pelatihan ini, saya juga ikut tes urin. Saat itu tidak ditemukan mahasiswa yang memakai narkoba. Pihak universitas percaya diri bahwa kampus kami bersih narkoba. Tak berselang lama berita heboh muncul di media masa. Ada mahasiswa di universitas kami yang meninggal membusuk di kosan karena overdosis obat-obatan. Tahun 2016 Sleman pernah menjadi peringkat ke 2 penyalahgunaan narkoba se Indonesia. Tahun 2017 mulai turun ke peringkat 31 penyalahgunaan narkoba. Salah satu yang melatarbelakangi seseorang untuk menggunakan narkoba adalah latar belakang lingkungan. Kita perlu lingkungan tempat tinggal kita seperti apa. Di DIY sendiri ada yang di kategorikan daerah rawan narkoba.

Peta Daerah Rawan Narkoba DIY

Pengalaman saya tinggal di daerah kota DIY saat ngekos kuliah. Dulu awal kuliah saya tinggal di kosan dekat kampus, ternyata anak ibu kos itu suka mabok sampai sepeda motor saya rusak dibuat kecelakaan dia saat mabuk malam hari. Akhirnya saya sering jalan kaki ke kampus beberapa minggu kemudian. Kabar terakhir dari anak ibu kos ini, saya dengar dia dipenjara karena kasus narkoba. Maka buat mahasiswa pilihlah tempat dengan lingkungan bagus jauh dari narkoba. Apalagi di peta jalur peredaran narkoba yang masuk ke wilayah hukum DIY menurut BNN Sleman, salah satu target distribusinya adalah kos-kosan mahasiswa.

Jalur Narkoba ke wilayah DIY, distribusinya salah satunya ke kosan mahasiswa

Di Indonesia sudah ada regulasi yang mengatur tentang Narkotika yaitu UU No 35/2009 dan tentang Psikotropika yaitu UU no.5/1997. Penggunaan narkotika sebenarnya boleh yang tidak boleh aalah penyalahgunaanya. Pasien operasi atau Laki-laki saat sunat itu menggunakan obat bius berupa narkoba. Tapi kalau sudah sampai penyalahgunaan siap-siap aja terkena UU diatas. BNN ini adalah lembaga yang punya kewenangan untuk menyadap nomor telepon. Apabila kalian transaksi narkoba pakai nomor hp akan ketahuan gerak-gerik dan dipantau oleh BNN. Hp apapun bisa disadap, termasuk hp jadul yang banyak digunakan napi di penjara. Bagi yang mengetahui lingkungannya ada yang menyalahgunakan narkoba tapi tidak melapor juga akan dikenakan pidana. Maka dari itu jika ada kerabat kita yang ketahuan menggunakan narkoba sebaiknya cepat melapor karena dengan melapor sendiri ke IPWL pelapor tidak akan diproses hukum. Kita juga harus hati-hati terhadap bentuk narkoba dengan kemasan menarik. Jangan sampai kita kecanduan tapi tidak sadar kita sudah terjerumus. Bandar narkoba sering memakai berbagai cara untuk menjerat calon pecandunya

Macam-macam narkoba dengan kemasan menarik

Tidak ada narkoba yang tidak berbahaya, semua narkoba berbahaya. Pengguna narkoba itu adalah korban dan efeknya bisa mempengaruhi lingkungan sekitarnya. Maka dari itu kita peka terhadap lingkungan sekitar kita dan jauhkan keluarga dan kerabat terdekat dari narkoba. Jika ada kenalan yang terindikasi menyalahgunakan narkoba segera lapor dan periksa supaya tidak terjerumus lebih dalam lagi. Beri kesempatan mereka untuk hidup lebih produktif bagi masyarakat