“The point of the Bullet Journal is to learn about yourself”

-Ryder Carrol

Menjadi manusia yang produktif merupakan hal yang ingin dilakukan oleh setiap orang. Karena keterbatasan manusia, kadang kita lupa hari ini mau ngapain, atau ada acara apa. Ujung-ujungnya kita jadi mager alias kurang produktif. Tidak inginkan setiap hari kita jadi kurang produktif seperti ini?. Tentu kamu juga ingin menjadi lebih produktif. Kalau ada yang pernah mondok di pesantren mungkin pernah mengisi mutabba’ah yaumiyah semacam evaluasi tentang amal wajib dan sunnah kita, sehingga kita dapat lebih baik untuk hari selanjutnya. Seperti kata hadits Orang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin.  Banyak hal yang bisa dilakukan untuk lebih produktif. Salah satunya adalah dengan membuat buku harian, agenda, atau perencanaan lain. Saya dulu pernah membuat semacam buku harian tapi gak lanjut lagi, ternyata saya salah dalam membuat Cuma tulisan saja jadi kurang menarik.  Beberapa tahun belakangan lagi ngetrend tentang pembuatan Bullet Journal semacama buku perencanaan untuk diri sendiri. Nah kebetulan ada workhop tentang pembuatan bullet journal, saya tertarik untuk mengikuti supaya dapat merencanakan masa depan yang lebih baik dengan kamu. Kali ini saya akan mencoba untuk sharing tentang ilmu yang saya dapat dari Workshop Bullet Journal dari Standard di Jogja City Mall. Mungkin kamu tertarik untuk membuatnya nanti

Narasumber memberikan materi diselingi music band di belakang

Apa itu Bullet Journal?

Bullet Journal pertama kali dikenalkan oleh Ryder Caroll seorang desainer dari New Yourk. Menurut bahasanya Bullet Journal sangat berarti untuk membantu mencatat masa lampau, mengorganisir masa kini, dan merencanakan masa depan. Ryder Caroll sendiri sejak kecil didiagnosa mengalami semacam gangguan belajar sehingga tidak fokus. Dia membuat bullet journal ini agar lebih fokus dalam belajar dan produktif. Beliau memperkenalkan hal ini ke khalayak umum, agar dapat lebih bermanfaat lagi. Bullet journal dapat mencatat semua yang kamu jalani dengan cara yang kreatif. Misalnya dengan menambah gambar, atau kertas pengingat , buku harian sekreatifnya kamu aja kan manfaatnya juga kembali diri kita sendiri.

Bullet Journal

Bagaiamana cara buat Bullet Journal?

Pertama kali yang harus disiapkan dalam membuat bullet journal adalah niat. Niat kita membuat bullet journal ini untuk apa? Kalau aku untuk meningkatkan produktivitas dan memotivasi agar bisa merencakan masa depan lebih. Setelah niatnya ketemu usahakan agar menjaga niat tersebut jangan sampai terputus ditengah jalan, sehingga bullet journalnya bisa berkelanjutan.

Kedua adalah mempersiapkan peralatan membuat bullet journal. Kalian bisa memilih buku journal yang berukurang medium. Alasannya kalau bukunya terlalu kecil kadang tulisan atau fitur-fiturnya tidak bisa optimal karena terlalu sempit. Sedangkan kalau terlalu besar kita malas untuk membawanya kemana-mana. Tak kalah penting juga penanya untuk menulis bullet journal. Kalian bisa pilih pena dari standardpen, apalagi bolpen standard cukup baik untuk menulis dan dibawa kemana-mana tintanya tidak luber. Bisa juga ditambah dengan brush atau pena warna agar bullet journalnya lebih menarik. Untuk penanda bisa ditambah kertas lipat, highlighter agar tampilan dari bullet journal terlihat fancy.

Peralatan membuat bullet journal

Isi bullet journal

Bullet journal secara umum terisi dari 3 kategori yaitu index, log, dan collection. Index berisi terkait dengan daftar isi halaman-halaman penting atau kata kunci atau simbol-simbol. Simbol bisa dikreasikan sekreatif kalian misalnya saat ada pekerjan belum jadi diarsir setengah kalau sudah jadi arsir penuh. Fitur log, bisa berisi daily, weekly log, monthly log, dan yearly log. Log ini berisi tentang perencanaan yang berbasis harian, bulanan atau tahunan. Fitur collection dapat berisi tentang hal-hal yang menarik untuk kita jalanai. Misalnya kita punya tujuan untuk ikut lari marathon tahun depan, kita bisa isi habit tracker latihan kita agar kuat untuk lari marathon. Mau travelling backpacker ke luar negeri juga bisa diisi dengan travel wishlist. Bisa juga untuk mengungkapkan syukur kita hari ini bisa isi di grateful list, misalnya kita bersyukur karena hari ini perkerjaan lancar bisa ditulis “ Alhamdulillah aku bersyukur kepada Allah, karena hari ini telah melancarkan pekerjaanku”. Misalnya ada pekerjaan yang direncanakan hari itu tapi belum selesai, bisa diisi dengan fitur migrasi untuk dilanjutkan di log berikutnya supaya kerjaanya selesai.

Anak muda kreatif membuat bullet journal

Tentang Standardpen

Standardpen merupakan perusahaan asli indonesia yang memproduksi alat tulis. Kita pasti pernah kan menggunakan produk bolpen standard pen  saat tulis menulis di buku. Produk standardpen sendiri dari segi kualitas sangat bagus dan harganya murah. Salah satu bolpen yang sangat laris adalah Standard AE7 yang ditoko-toko permintaannya selalu banyak. Saat ini standardpen dipimpin oleh CEO kedua yaitu Mr.Megusdyan Susanto generasi kedua dari pimpinan standard pen. Tanggal 8-9 september 2018 mengadakan berbagai acara menarik di Jogja city mall bertema “Kreatif pasti Sukses” . Salah satunya adalah workshop bullet journal yang saya ikuti ini.  Jika kalian ada waktu luang bisa datang kesini dan rasakan keseruannya, ada juga karya-karya menarik dari pena standardpen yang dipasang di atrium JCM. Untuk update lengkap tentang standard pen, silahkan kunjungi website resminya ya.

Website Standardpen

Oke cukup sekian ya ilmu dan pengalaman yang saya dapat dari workshop bullet journal standarpen “Kreatif pasti sukses” di Jogja City Mall. Terimkasih telah membaca semoga dapat bermanfaat, dan menjadikan kita semakin produktif agar hari esok bisa lebih baik dari hari ini. Percuma kalau Cuma baca tutorialnya tapi tidak dilaksankan, ayo buat bullet journalmu sendiri!