Atraksi wisata di Jogja kian hari semakin banyak. Banyak spot tempat wisata baru yang ditemukan karena pemandangannya bagus dan menarik. Salah satunya generasi millenial yang tertarik untuk menikmati sambil berswa foto kemudian upload di instagram atau sering disebut oleh mereka sebagai tempat yang instagramable. Sekarang ini tempat wisata yang banyak pengunjungnya adalah tempat yang instagramable.. Nah karena bentang alam di jogja yang unik dan menarik banyak tempat instagramable tersebut salah satunya adalah obyek wisata watu payung selolangit. Bagi kalian yang tahu tebing breksi, obyek wisata ini masih satu komplek dengan tebing breksi. Jadi kalau kalian sedang di tebing breksi jangan lupa untuk mampir disini lumayan masih sepi bisa foto-foto dengan puas deh.

Papan penunjuk arah ke Watupayung Selolangit dari Jalan Raya

Spot atraksi wisata watu payung selolangit merupakan obyek wisata cukup baru di jogja. Obyek wisata ini terletak di desa sambirejo, prambanan, sleman.  Kalau dari candi ijo lurus aja terus ke atas nanti ada paling penunjuk arah dari kayu yang menunjukkan tempat wisata watu payung.

Pemandangan saat sunrise diatas bukit Watupayung, Selolangit

Pemandangan yang indah terletak di bukit menambah daya tarik tempat ini. Walaupun terletak di bukit tempat ini ketinggiannya masih cukup rendah yaitu sekitar 400 mdpl. Tapi karena terletak di pinggir jurang yang disebelah timurnya terlihat pemandangan kota surakarta yang datar menambah indahnya tempat ini apalagi saat matahari terbit dari timur muncul dari balik pegunungan di sebelah timur.

Wisatawan dapat mendirikan tenda untuk camping diatas bukit Watupayung, Selolangit

Watu payung selolangit juga cocok untuk dijadikan sebagai wisata  geoheritage. Berdasarkan pakar geologi ugm Bapak Didit Hadi Baryanto, obyek wisata selolangit dahulunya merupakan pinggir kawah gunung api pada zaman dahulu. Umur batuan di watu payung selolangit ini berusia 18 juta tahun yang lalu, bayangkan betapa tuanya usia batuan disini. Posisi selolangit dulunya berada di australia tapi karena terdesak dan bergerak 3 cm pertahun sekarang posisinya jadi di jawa. Di atas bukit selolangit juga ditemukan fosil plankton,yang mengindikasikan bahwa daerah ini dulunya terletak di lautan. Nah menurut beliau juga batuan disini juga terbentuk karena pyroclastic fall dari gunung api purba. Batuan besar banyak berada di atas bukit disini karena batuan tersebut adalah pumice atau yang lebih dikenal dengan nama batu apung terbentuk dari buih lava sehingga banyak rongganya. Salah satu batu apung yang besar disini adalah watu payung yang sangat menarik untuk tempat berfoto ria.

Tempat parkir di objek wisata Watupayung, Selolangit

Fasilitas obyek wisata Watu Payung, Selo langit cukup lengkap walaupun masih obyek wisata baru. Disini terdapat tempat parkir motor yang cukup luas walaupun tempatnya diatas tapi aman buat parkir karena ada gubuk pengelola disebelahnya. Untuk masalah buang air kecil atau besar obyek wisata ini menyediakan dua buah toilet, namun karena daerah sini kekurangan air sebaiknya kalian berhemat kalau mau menggunakan toiletnya. Tempat ini juga cocok untuk dijadikan tempat camping mendirikan tenda karena tempatnya cukup luas.

Fasilitas toilet di Watupayung Selolangit

Kalian yang ingin menginap bisa juga ikut membantu memberdayakan warga sekitar untuk membantu memasak makanan karena warga disini cukup ramah, selain membantu  memberdayakan warga kalian juga bisa menikmati makanana khas daerah ini. Apalagi jika kalian bisa menemui pengelola objek wisata dan kelompok sadar wisata akan dibantu dalam mengurusnya. Cocok buat acara-acara kampus, sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat.

Wisata dengan ngecamp bisa turut memberdayakan warga sekitar untuk masalah logistik

Begitulah pengalaman saya mengunjungi tempat wisata watu payung selolangit beberapa waktu yang lalu. Kalau bermanfaat like dan share ya? hehe