Makan tak hanya soal rasa, suasana juga berpengaruh terhadap kenikmatan kita makan. Banyak orang yang memilih tempat makan lebih mementingkan suasana  keindahan, kenyaman dan keunikan tempat makan. Tak heran rumah makan yang menawarkan sensasi berbeda ini semakin menjamur dan tak pernah sepi pengunjung. Salah satu rumah makan yang menawarkan sensasi suasana berbeda tersebut adalah Disawa Pawon. Disawa Pawon terletak di Jalan Sawahan Lor, Demangan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Letaknya tak jauh dari obyek wisata ala anak muda yaitu Blue Lagoon di Sleman utara

Masih baru dibangun jalan menuju toilet

Disawa pawon menawarkan sensasi menikmati makanan di tengah sawah perdesaan yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Penatnya rutinitas perkotaan menjadikan orang stress dan perlu refrshing untuk merefresh pikiran dengan wisata. Inilah yang dilirik pengusaha sekaligus dukuh Demangan untuk membuat rumah makan dengan target wisatawan. Disawa Pawon terbilang masih seumur jagung dalam industri rumah makan ini, baru dibuka pada bulan agustus tahun 2018 ini. Jadi masih banyak pengembangan di rumah makan ini, seperti jalan batu yang sedang dibangun untuk memudahkan pengunjung melintasi sawah. Rumah makan ini benar-benar berada ditengah sawah persis. Rumahnya pun juga unik dengan desain Rumah adat Jawa Joglo dengan cat hijau kuning yang menambah suasana tradisional. Saat memasuki rumah akan mulai terasa suasana mistik dengan aroma dupa yang wanginya cukup kuat. Desain ruangan makan juga klasik dengan bangku kayu dan ornamen-ornamen khas seperti tempat pernikahan. Ciri khas dari rumah makan ini adalah dapur tradisional jawa yang terbuat dari tanah liat atau yang dikenal dengan oleh masyarakat jawa dengan nama “pawon”. Kalian juga bisa meminjam secara gratis pakaian jawa yang tersedia disini untuk sekadar foto-foto di area sekitar rumah joglo dan persawahan.

Ciri khas berupa tungku tradisional pawon
Suasana di dalam rumah Joglo
Foto ria dengan baju tradisional pinjaman

Makanan dan minuman di rumah makan ini disediakan setelah kalian memesannya. Jangan khawatir digetok karena sudah ada harga yang terncantum di buku menu. Walaupun harganya lumayan, tetapi sebandinglah dengan suasana dan pelayanan yang diberikan. Target market sendiri adalah turis mancanegara atau turis lokal yang kebetulan singgah sehabis menikmati obyek wisata. Maka dari itu Disawa Pawon bekerjasama dengan para guide lokal untuk memandu wisatawan dan diberi persenan. Menu andalan disini berupa ikan bakar dan es degan. Sangat nikmat apabila dinikmati saat siang hari dibawah teriknya sinar matahari. Tersedia juga berbagai macam minuman seperti jus, teh, atau kopi. Bagi penyuka kopi disini tersedia kopi terkenal yaitu kopi luwak yang didatangkan langsung dari produsen di Bali. Harganya cukup murah dibandingkan harga pasaran kopi luwak.

Buku menu makanan dan minuman sudah ada harganya
Berbagai menu makanan dan minuman disini

Saya berkesempatan untuk menikmati makanan dan minuman Disawa Pawon. Saya mencicipi tempe goreng dengan sambal kecap pedas dan es teh sambil menuggu menu datang. Rasanya lumayan krispi apalagi ditambah dengan lumuran kecap pedasnya. Selain itu saya juga mencicipi makan sate lilit dengan banyak rempah-rempah yang terasa dalam adonannya. Untuk makan utama saya memilih ayam goreng, ayam gorengnya terasa gurih apalagi dilengkapi dengan sambalnya cukup pedas membuat lidah bergoyang. Nasinya juga perpaduan dari nasiputih dan nasi merah, tapi sayangnya saat disajikan sudah dingin jadi kurang nikmat. Untuk minumnya saya mencicipi minum jeruk nipis yang segar mengobati rasa pedas dari ayam goreng tadi.

Afterall rumah makan ini rekomended buat orang yang habis wisata atau turis asing yang habis mengunjungi tempat wisata. Atau orang yang ingin menikmati  suasana makan di tengah sawah bisa datang kesini. Mungkin bisa di agendakan saat wisata bersama keluarga nantinya 😀